Sekedar berbagi cerita. Oleh: Pariwisataboy. Pulau Flores adalah salasatu pulau terbesar yang ada di Nusa Tenggara Timur, yang didalamnya ada beraneka ragam suku dan budaya. Kondisi jalannyapun menelusuri lereng pegunungan yang penuh dengan liku-liku. Maklum pulau ini di tumbuhi oleh banyak gunung, boleh dikatakan pusat gunung berapi terbanyak di Indonesia jika dibandingkan dengan di pulau lain. Untuk mencapai ke pulau flores Anda bisa menempuhnya melalui laut, darat maupun udara. Penerbangan dari Bali ke Flores sangat lancar, sehari ada dua kali melalui Labuan Bajo Flores Barat dan Maumere Flores Timur. ( Jika di bandingkan dengan lima tahun sebelumnya hanya tiga kali dalam seminggu ). Pemandangan dari atas pesawat sangat indah dimana anda akan melihat pulau-pulau kecil seperti: Pulau Komodo, Pulau rinca, Pulau kanawa,Pulau sabolo, pulau sebayur, pulau bidadari, pulau mesa, pulau padar, pulau pungu, pulau kusan dan pulau bajo. Pulau-pulau kecil ini sangat tertancap indah di antara selat dan lautan yang mengelilingi pulau flores. Di dalam pesawat dari bali menuju flores biasanya di penuhi dengan wisatawan asing yang datang mengunjungi pulau yang didalamnya terdapat binatang purba/ langka dan Hobbit Homo florensiensis. Sepanjang perjalanan baik dari arah timur maupun barat anda akan di suguhi dengan pemandangan alam yang indah berupa hutan, gunung, lembah, sungai dan pantai pasir putih serta rumah-rumah adat yang sangat sederahana dengan beratap rumput Ilalang. Hanya di Pulau Flores Anda bisa menemukan Danau tiga warna,merah,putih dan biru,yaitu di kampung Moni kelimutu yang letaknya tak seberapa jauh dari Maumere dan Kota Ende. Hewan jenis Komodo mungkin anda bisa jumpa di berbagai National park di belahan bumi ini,namun binatang purba Komodo yang ada di pulau Flores tidak sama dengan yang anda pernah lihat di tempat lain,sungguh jauh berbeda. Keletihan selama perjalanan akan berkurang ketika Anda berada diatas puncak Kelimutu( Kab.Ende ),gunung Inerie ( Kab.Ngada ), puncak Ranaka ( Ruteng Manggarai flores barat ) dan gunung Egon ( Di Maumere kab.Sikka )di sana akan terlihat jelas persawahan, kebun kopi, tanaman coklat dan kelapa milik penduduk desa yg terbentang luas. Dari sini kita mendapatkan 2 hal yaitu, keletihan dan rasa syukur. Indahnya Perkampungan adat yang letaknya di antara bukit dan lembah membuat anda betah memandang dan pasti rasa ingin untuk mendekati dan menikamati suguhan sirih pinang dan tabak yang ada didalam kampung'pun ada, Keindahan desa, keceriaan dan keramahan penduduk selalu menjadi energi baru dan ini akan menambah gairah rasa ingin tahu kita didalam kejenuhan dan kelelahan dalam perjalanan tour bila mengelilingi pulau ini. Dan di setiap kampong adat ini selalu menyuguhkan ritual tradisional sepanjang tahun. Sehingga dengan ini pulau Flores yang di Nusa tenggara Timur terkenal di dunia pariwisata. Pemandangan semacam ini sebagai salam perkenalan pulau flores yang tak terhampar kesepihan. Pariwisataboy, Frankfurt am Main.Germany.
| |||||||||||||||